Perbedaan Bengkel Motor Resmi dan Non Resmi

Perbedaan Bengkel Motor Resmi dan Non Resmi

Punya kendaraan bermotor di rumah, masih bingung menentukan harus melakukan perawatan atau servis bulanan dimana? Lebih baik memilih bengkel motor resmi atau non resmi? Pertanyaan tersebut selalu terlintas di benak banyak orang.

Ada yang beranggapan bahwa bengkel resmi lebih baik pelayanannya ada pula yang beranggapan bahwa masalah kualitas itu sama saja, yang penting itu harganya, bengkel non resmi biayanya lebih murah.

Untuk menjawab berbagai pertanyaan di atas mari simak ulasan mengenai perbedaan bengkel resmi dan non resmi beserta kelebihan dan kekurangannya.

Bengkel motor resmi

Bengkel motor resmi merupakan bengkel yang dimiliki oleh perusahaan dengan merek dagang tertentu. Biasanya memiliki sebuah gedung khusus yang berukuran luas dan besar, lokasinya berada di pusat kota atau daerah.

Cabangnya terbatas biasanya dalam 1 daerah hanya memiliki 3 cabang, cuma melayani jasa perbengkelan untuk motor dengan merek dagang mereka, pendidikan minimal karyawannya adalah SMK sederajat dan memakai seragam yang telah ditetapkan perusahaan.

Montir-montirnya terkenal profesional karena sudah melewati tahap pelatihan dan tersertifikasi, terdapat standar SOP perusahaan yang harus selalu ditaati seluruh karyawannya, jadi pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih terarah. Memiliki jam operasional yang konsisten biasanya buka dari Senin-Minggu dari jam 08.00 – 16.00 waktu setempat.

Selain menawarkan pelayanan servis kendaraan bermotor, bengkel resmi juga menjual berbagai macam spare part motor seperti oli, mesin, busi, ban, perlengkapan motor, aksesoris motor dan masih banyak lagi yang sesuai dengan standar motor anda. Memiliki surat perizinan yang lengkap dan terdaftar di pemerintahan.

Didalam ruangannya disediakan ruang tunggu yang dilengkapi dengan beberapa macam fasilitas pendukung seperti tempat penyimpanan helm, ruang kedap suara lengkap dengan pendingin ruangan dan TV, show case untuk minuman dan makanan ringan, kamar mandi, surat kabar serta majalah.

Peralatan yang digunakan pada bengkel resmi sudah pasti komplit sesuai standar dan baik, karena disediakan langsung oleh perusahaan, serta memiliki masa pakai yang selalu dipantau oleh petugas, jika masa pakai peralatan sudah habis, rusak, atau bermasalah akan langsung ditangani atau diganti dengan peralatan yang baru.

Tentu kualitas dari peralatan yang dipakai tidak perlu diragukan lagi. Tarif yang dikenakan untuk servis motor biasanya lebih mahal dibanding dengan bengkel non resmi, harga yang dikenakan tergantung dari tindakan servis yang dilakukan.

Jika hanya melakukan pengecekan dan servis bulanan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 70.000 – Rp 200.000, harga dapat berubah tergantung dari jenis, tahun, model, spare part yang digunakan, serta tingkat kerusakan yang terjadi. Semakin mahal motornya semakin mahal pula biaya servisnya. Penggunaan oli mesin juga memengaruhi biaya.

Bengkel motor non resmi atau umum

Biasanya dimiliki oleh perorangan, lokasinya banyak tersebar dimana-mana bahkan dalam satu lokasi bisa ada 2 bengkel, gedung yang digunakan seadanya dan tidak terlalu luas. Tidak jarang tempat yang dipakai terbuat dari kayu.

Tidak hanya terpatok pada jenis merek motor tertentu, bengkel seperti ini cenderung menerima segala macam jenis motor dari merek yang berbeda-beda. Tidak jarang jika pemilik bengkel ikut terjun ke lapangan melayani pelanggan bahkan melakukan servis sendiri.

Montirnya jarang yang berasal dari kalangan profesional dengan latar belakang pendidikan yang mumpuni, biasanya montirnya berasal dari kalangan orang yang berpengalaman di bidang otomotif dan otodidak. Tidak menggunakan seragam khusus, waktu operasional bengkel ditentukan oleh pemilik, terkadang akan tutup saat pemiliknya sibuk atau tutup lebih awak saat pemiliknya ada acara.

Biasanya menyediakan ruang tunggu seadanya, tidak jarang pelanggan hanya diberi kursi panjang untuk duduk yang diletakkan di depan bengkel. Di bengkel umum jarang ditemukan show case minuman dan makanan, jadi jika pelanggan merasa haus atau lapar harus usaha sendiri. Jarang yang memiliki surat perizinan usaha lengkap

Bengkel umum tidak hanya menyediakan jasa servis e dan kawan-kawannya namun juga melayani jasa modifikasi motor, dari mesin, penggantian suku cadang dengan bentuk yang variatif dan unik serta pengecatan motor. Dalam bengkel umum biasanya tersedia spare part dari berbagai macam jenis merek dan tidak hanya terpaku pada 1 merek tertentu.

Peralatan yang ada di bengkel umum biasanya terbatas, dan kurang lengkap.

Tarif yang dikenakan untuk biaya servis lebih murah dibanding bengkel resmi hal ini dikarenakan pada bengkel umum biasanya tidak dikenakan pajak PPN penjualan dan ditangani langsung oleh pemilik bengkel, atau jika anda memiliki hubungan dengan pemilik bengkel bisa jadi anda tidak dikenakan tarif servis.

Jadi yang mana bengkel motor terbaik dan pantas untuk dipilih?

Pada dasarnya semua bengkel itu baik dan bagus, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jika anda memilih bengkel motor resmi jaminan yang Sudah pasti anda dapatkan adalah pelayanan yang baik dari orang profesional serta mendapat suku cadang standar yang sesuai dengan kebutuhan motor anda.

Serta dapat dengan mudah memantau perkembangan servis yang dilakukan dengan melihat buku servis. Sedangkan jika anda memilih bengkel non resmi anda akan mendapatkan tarif yang lebih murah, terlebih lagi jika kenal dengan pemiliknya, selain itu anda juga bisa sekalian melakukan modifikasi pada motor anda.

Itulah tadi sedikit informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat dan menginspirasi. Terimakasih

shares