5 Tren Mobil Dijual Bekas : Mulai dari SUV Hingga City Car

Mulai dari SUV Hingga City Car

Tren dalam mobil dijual yang selama ini berkembang selalu dinamis. Beberapa isu yang berkembang di negara ini kerap memengaruhi tren tersebut. Tetapi secara umum, tren penjualan mobil mayoritas di seputar mobil keluarga dan mobil dalam kota. Tetapi ternyata beberapa di antaranya berubah mengikuti perkembangan dan kebutuhan di masyarakat.

Beberapa tren tersebut adalah:

Tren Low-MPV beralih ke SUV

Beberapa tahun yang lalu, orang berbondong-bondong membeli mobil tipe Low-MPV atau Low Multi Purpose Vehicle. Siapa yang tidak tertarik dengan Low-MPV? Harga yang ramah di kantong, mampu menampung banyak penumpang, dan performanya juga cukup baik untuk digunakan di dalam kota maupun bepergian jauh misalnya mudik.

Namun kini, penjualan SUV atau Sport Utility Vehicle mencatat peningkatan signifikan dan Low-MPV mengalami penurunan tajam. Terutama di pusat kota besar. Di daerah pinggir kota atau kota lain yang lebih jauh, penjualan Low-MPV masih relatif stabil.

SUV perlahan mulai mengambil pasar mobil dijual bekas karena performanya yang lebih tangguh dibandingkan jenis mobil lainnya. Kemampuannya untuk menaklukkan berbagai macam tipe jalanan: mulai dari jalan aspal rata hingga jalan berbatu dan berlubang, tentu sangat menguntungkan bagi mereka yang  perlu bepergian ke daerah desa atau pinggir kota.

Tren mobkas murah selaras dengan aturan pemerintah daerah

Sebagian masyarakat merasa bahwa beberapa aturan berkendara di jalan kerap mengganggu produktivitas mereka. Contoh yang cukup banyak menuai protes adalah aturan ganjil genap di Jakarta.

Meski banyak ditentang, tetapi aturan ini membawa dampak positif bagi industri mobil dijual bekas. Banyak masyarakat yang mencari mobil bekas hanya untuk mendapat platnya. Apabila mobil sebelumnya berplat ganjil, maka mereka akan membeli lagi dengan ekspektasi mendapat plat genap. Sehingga penggunaannya tinggal disesuaikan dengan hari penerapan aturan ganjil-genap. Menarik ya?

Tren penjualan melalui market place online terus menurun

Apabila beberapa tahun ke belakang, orang yang ingin membeli mobil akan memilih market place sebagai pilihan.  Namun berdasar catatan penjualan yang dilansir oleh salah satu market place barang bekas terkemuka, hal tersebut terus mengalami penurunan.

Penyebabnya adalah semakin ketatnya pembiayaan yang dilakukan oleh institusi negara karena berkembangnya Non Performing Loan (NPL). Itulah sebabnya penjualan mobil bekas menghadapi tantangan cukup berat.

Bukan tren yang menyenangkan untuk Anda para pengusaha mobil bekas.

Mobil bekas 90an masih tetap di hati masyarakat

Apabila Anda berpikir mobil bekas yang banyak dicari adalah mobil di atas 2010, Anda salah. Nyatanya, penggemar mobil tahun 90an tidak tergoyahkan dengan gempuran mobil-mobil mainstream dan sejuta peminat masa kini.

Beberapa mobil 90an telah dilengkapi tenaga besar berkat teknologi VTEC. Jadi tidak ada alasan bahwa mobil lama pasti memiliki kualitas yang buruk.

Yang lebih mencengangkan, desain eksterior dan bentuk lampunya memiliki tampilan yang unik. Bahkan mampu bersaing dengan mobil baru keluaran masa kini. Tak heran kan mengapa peminatnya masih banyak.

SUV gagah nan klasik

Berbeda dengan SUV yang menggeser posisi Low-MPV, yang juga mengalami peningkatan penjualan adalah SUV klasik keluaran 90an. Tampilannya yang sangat gagah dan maskulin, banyak menjadi pilihan para pria yang ingin mempertegas citranya sebagai pria maskulin melalui pilihan mobilnya.

Ada beberapa jenis yang menggunakan mesin diesel dengan bahan barak solar, tetapi ada juga yang berbahan bakar bensin. Semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, bergantung pada kebutuhan dan selera Anda.

Dari lima poin tersebut, adakah yang menarik perhatian Anda? Atau justru tren mobil dijual ini justru merubah preferensi Anda?

shares